Kunjungi Museum Batak Huta Bolon Simanindo. Jelajahi rumah adat, koleksi artefak kuno, sejarah Batak, & saksikan Sigale-Gale di Pulau Samosir.
Museum Batak Huta Bolon, Suasana Batak Asli di Simanindo
Pulau Samosir, tak diragukan lagi, adalah jantung budaya Batak Toba di tengah keindahan Danau Toba. Untuk memahami lebih dalam tentang warisan leluhur dan peradaban kuno, Museum Batak Huta Bolon Simanindo adalah destinasi wajib yang tak boleh dilewatkan. Terletak di tepi danau di Kecamatan Simanindo. Museum ini merupakan sebuah kompleks yang menghidupkan kembali suasana perkampungan Batak Toba tempo dulu. Museum ini dicirikan adanya rumah-rumah adat, artefak, dan pertunjukan budaya yang memukau.
Dahulu sebelum Covid19, museum ini ramai didatangi wisatawan Paket Tour Samosir khususnya wisatawan Eropa dan Amerika. Di sana setiap hari ada agenda pertunjukan (show time) tarian tortor live. Dua kali pertunjukan dalam satu hari, diiringi musik asli seperti gendang, taganing dan seruling Batak asli. Penari Batak juga stand by setiap kali show berlangsung.
Pandemik Covid19 meluluhlantakkan semua sendi kehidupan, termasuk di antaranya kesenian adat Batak di Pulau Samosir. Kini mulai kembali bernafas dan sedang mempersiapkan kebangkitannya kembali seperti halnya Huta Siallagan di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Sejarah dan Konsep Huta Bolon
Museum ini dulunya adalah sebuah Huta Bolon (kampung besar atau desa adat) yang merupakan kediaman keturunan Raja Sidauruk. Huta Bolon Simanindo didirikan oleh Raja Sidauruk yang ke-13. Sama seperti “huta” pada umumnya, kawasan ini dikelilingi tembok batu untuk perlindungan. Konversi menjadi museum dilakukan untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Batak Toba kepada masyarakat luas sekaligus wisatawan.
Objek-objek wisata sejarah tentu saja tidak bisa lepas dari kisah yang harus diceritakan melalui kata. Demikian juga halnya Paket Wisata Samosir. Banyak sekali objek wisata sejarah yang ditemukan khususnya di Pulau Samosir. Bukan hanya Desa Tomok dan Huta Siallagan, masih banyak peninggalan-peninggalan Batak Toba yang harus dijelajahi.
Arsitektur Rumah Adat Bolon yang Khas
Daya tarik utama Museum Huta Bolon Simanindo adalah deretan rumah adat Batak Bolon yang masih berdiri kokoh dan terawat. Rumah Bolon memiliki arsitektur yang sangat khas:
- Atap Melengkung: Atapnya terbuat dari ijuk dan melengkung tajam di kedua ujungnya, menyerupai tanduk kerbau, yang merupakan simbol kuat dalam budaya Batak.
- Ukiran Gorga: Dinding bagian depan rumah dihiasi dengan ukiran-ukiran berwarna merah, putih, dan hitam, yang disebut Gorga. Motif-motif Gorga ini tidak hanya indah tetapi juga memiliki makna filosofis dan kepercayaan.
- Tiang Penyangga: Rumah Bolon dibangun di atas tiang-tiang tinggi. Ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan melindungi dari banjir atau binatang buas.
- Anjungan Depan: Bagian depan rumah memiliki anjungan yang luas, tempat berkumpul atau melakukan aktivitas sosial.
Di dalam rumah Bolon, pengunjung dapat melihat berbagai peralatan tradisional Batak, dari alat masak, alat pertanian, alat tenun, hingga perabot rumah tangga lainnya. Ini memberikan gambaran kehidupan masyarakat Batak di masa lampau.
Koleksi Artefak dan Pusaka Kuno
Selain rumah adat, museum ini juga menyimpan berbagai koleksi artefak dan pusaka kuno yang menunjukkan kemajuan peradaban Batak. Barang-barang ini, mulai dari senjata tradisional, alat musik, hingga perhiasan.
Tour ke Pulau Samosir benar-benar memberikan wawasan berharga tentang sistem kepercayaan, adat istiadat, dan kreativitas masyarakat Batak. Kisah masa lalu suku Batak yang memberikan banyak inspirasi dari zaman di mana suku Batak masih memeluk agama Malim yang kini masih eksis. Saat ini orang Batak sudah ada yang menganut agama Islam dan ada yang menganut agama Kristen dan Katolik.
Pertunjukan Tarian Sigale-Gale yang Memukau
Salah satu daya tarik tak terlewatkan di Museum Batak Huta Bolon Simanindo adalah pertunjukan Tarian Sigale-Gale. Sigale-Gale adalah patung kayu yang dapat menari, terinspirasi dari legenda Batak tentang seorang raja yang berduka atas kematian putranya. Diiringi musik tradisional Gondang Batak yang magis, patung Sigale-Gale akan menari dengan gerakan yang luwes, seolah-olah hidup. Pertunjukan ini disuguhkan secara rutin untuk menghibur dan memperkenalkan kisah legendaris tersebut kepada wisatawan.
Museum Batak Huta Bolon Simanindo adalah sebuah destinasi edukatif dan budaya yang lengkap. Ia mengajak setiap pengunjung untuk menyelami lebih dalam kekayaan sejarah, filsafat, dan seni budaya Batak Toba yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, semuanya dalam atmosfer yang otentik dan memukau di tepi Danau Toba.
Informasi Wisata Lain
Paket Wisata Danau Toba
Paket Tour Medan
Paket Wisata Berastagi
Paket Tour Taman Simalem Resort
Paket Wisara Danau Toba Dari Silangit
Sewa Bus Pariwisata Medan
Baca Juga
Bukit Beta | Panorama Memukau di Jantung Pulau Samosir
Tuktuk Siadong | Jantung Budaya & Surga Tersembunyi di Samosir
Ecovillage Silimalombu | Gaya Hidup Back to Nature di Samosir