Jelajahi kemegahan Kantor Pos Besar Medan, bangunan bersejarah sejak 1911 di Titik Nol Medan. Saksi sejarah kota dengan arsitektur Eropa.
Kemegahan Arsitektur Eropa Berusia Ratusan Tahun di Titik Nol
Di jantung Kota Medan, berdiri sebuah bangunan ikonik yang tak hanya menjadi saksi bisu perkembangan kota selama lebih dari seabad. Melainkan juga menjadi pusat gravitasi bagi para pencinta sejarah dan arsitektur. Kantor Pos Besar Medan, yang kini bertransformasi menjadi Pos Bloc Medan, adalah destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin merasakan denyut nadi sejarah ibu kota Sumatera Utara.
Mahakarya Arsitektur J. Snuyf (1911)
Dibangun pada tahun 1911 di bawah pemerintahan Hindia Belanda, Kantor Pos Besar Medan dirancang oleh arsitek kenamaan J. Snuyf. Bangunan ini mengusung gaya arsitektur yang sangat unik, perpaduan antara elemen klasik Eropa dengan adaptasi iklim tropis yang cerdas.
Ciri khas paling mencolok adalah kubah raksasa yang mendominasi bagian tengah gedung, memberikan kesan megah dan kokoh. Warna putih yang dipadukan dengan aksen oranye khas pos, serta jendela-jendela tinggi yang memungkinkan sirkulasi udara maksimal. Ini yang menjadikan gedung ini salah satu contoh terbaik arsitektur kolonial yang masih terawat sempurna di Indonesia.
Wisatawan dalam Paket Tour Medan yang tertarik dengan sejarah gedung ini biasanya mengeksplorasi gedung bukan hanya memoto dari luar gedung. Mereka masuk ke dalam sambil mengamati keadaan di dalam dan menyaksikan kesan arsitektur Eropa kuno yang masih melekat.
Titik Nol Kilometer Medan
Tahukah anda bahwa Kantor Pos Besar Medan bukan sekadar gedung biasa? Lokasi ini ditetapkan sebagai Titik Nol Kilometer Kota Medan. Letaknya yang sangat strategis, persis di seberang Lapangan Merdeka, dekat Stasiun Kereta Api Medan, dan bersebelahan dengan Hotel Inna Dharma Deli—menjadikannya pusat dari segala penjuru kota.
Mengunjungi tempat ini berarti anda berada tepat di jantung sejarah yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan Medan.
Transformasi Menjadi Pos Bloc: Ruang Kreatif Kekinian
Saat ini, Kantor Pos Besar Medan telah mengalami revitalisasi modern tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Melalui konsep Pos Bloc, gedung tua ini kini menjadi ruang kreatif bagi anak muda dan wisatawan:
- Kuliner & Cafe: Nikmati kopi dan hidangan lezat di dalam suasana interior klasik dengan langit-langit yang tinggi.
- Pusat UMKM & Seni: Temukan produk-produk lokal berkualitas dan pameran seni yang rutin diadakan di koridor-koridor megah gedung ini.
- Spot Foto Instagramable: Setiap sudut Kantor Pos Besar Medan menawarkan latar belakang foto yang estetik, mulai dari pilar-pilar besar, pintu kayu tua, hingga eksterior gedung yang ikonik.
Destinasi Utama City Tour Medan
Kantor Pos Besar Medan merupakan bagian tak terpisahkan dari paket Heritage City Tour Medan sebagai bagian dari program Paket Wisata Medan. Lokasinya yang berdekatan dengan destinasi sejarah lainnya seperti Gedung London Sumatra (Lonsum), Tjong A Fie Mansion, dan Masjid Raya Al-Mashun. Karena posisinya yang sirkular itu, menjadikannya titik start atau finish yang sempurna untuk tur jalan kaki.
Tips Mengunjungi Kantor Pos Besar Medan
Bagi anda yang ingin Tour ke Medan dan tertarik untuk mengunjungi gedung ini, di sini kami bagikan beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi anda:
- Waktu Terbaik: Datanglah pada sore hari menjelang senja. Pencahayaan lampu di sekitar gedung akan memberikan kesan romantis dan dramatis pada foto anda.
- Akses Transportasi: Sangat mudah dijangkau dari mana pun. Jika anda datang berkelompok dari Bandara Kualanamu atau hotel, menggunakan Layanan Sewa Mobil Innova Medan adalah pilihan paling nyaman untuk berkeliling kawasan heritage ini tanpa ribet mencari parkir.
- Aktivitas: Jangan lupa untuk mencoba mengirim kartu pos fisik sebagai kenang-kenangan orisinal dari kantor pos bersejarah ini.
Objek Wisata Lain di Kota Medan
Berikut ini informasi tentang objek wisata lain yang sangat pantas untuk dikunjungi:
- Istana Maimun: Istana Sultan Deli yang dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Makmun Al-Rashid pada tahun 1888, berlokai ditengah Kota Medan.
- Taman Sri Deli: taman kecil dengan kolam ikan tempat relaksasi warga di sela kesibukan aktivitas masing-masing. Tempat ini terletak tidak jauh dari Masjid Raya Al-Mashun.
- Masjid Raya Al-Mashun: masjid yang menjadi bagian dari Istana Maimun yang rampung dibangun pada tahun 1906. masjid ini dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Makmun Al=Rasyid Perkasa Alam.
- Tjong A Fie Mansion: rumah bersejarah dua lantai bergaya arsitektur Tionghoa, Eropa, dan Melayu milik saudagar dermawan Tjing A Fie. Dibangun tahun 1900 di Jalan Kesawan, Medan.] dan kini menjadi museum.
Informasi Wisata Lain
Paket Wisata Danau Toba
Paket Tour Berastagi
Paket Wisata Taman Simalem Resort
Open Trip Danau Toba
Tour ke Samosir
Paket Wisata Danau Toba Dari Silangit
Sewa Bus Pariwisata Medan
Baca Juga:
Bolu Menara | Ikon Kuliner Kekinian & Oleh-Oleh Khas Medan
Bika Ambon | Kelezatan Otentik Oleh-Oleh Khas Medan
Ucok Durian | Ikon Wisata Kuliner Wajib di Kota Medan