Jelajahi pesona sejarah di Kota Tua Kesawan Medan. Temukan kemegahan arsitektur kolonial, Tjong A Fie Mansion dan bangunan masa lalu di Medan.

Kota Tua Kesawan di Medan Kini Terawat dengan Baik

Medan tidak hanya dikenal sebagai surga kuliner, tetapi juga penyimpan memori sejarah yang megah melalui Kota Tua Kesawan. Terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani, kawasan ini merupakan pusat perdagangan tertua di Medan yang membawa kita kembali ke masa kejayaan. Masa itu adalah abad ke-19 dan awal abad ke-20, saat kota ini dijuluki sebagai “Paris van Sumatra”.

Lorong Waktu di Jantung Kota Medan

Berjalan kaki di trotoar Kesawan terasa seperti memasuki mesin waktu. Di sisi kiri dan kanan jalan, berderet bangunan dengan arsitektur kolonial Belanda, Art Deco, hingga gaya ketimuran yang masih kokoh berdiri. Kawasan ini dulunya adalah pusat ekonomi di mana para saudagar lintas bangsa bertemu. Mereka menciptakan akulturasi budaya yang unik dan masih terasa hingga hari ini.

Ikon-Ikon Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Sejalan dengan majunya dunia pariwisata di Indonesia termasuk kota Medan, program Paket Tour Medan memupuk semua objek wisata itu. Berikut ini adalah beberapa bangunan penting yang menjadi ikon utama Kesawan:

  1. Tjong A Fie Mansion: Rumah megah milik saudagar Tionghoa legendaris, Tjong A Fie. Bangunan ini adalah perpaduan arsitektur Tiongkok, Eropa, dan Melayu yang sangat indah, menceritakan kedermawanan dan pengaruh besar pemiliknya dalam membangun Kota Medan.
  2. Gedung Lonsum (London Sumatra): Bangunan putih bersih dengan arsitektur bergaya Edwardian. Menariknya, gedung yang dibangun tahun 1906 ini merupakan bangunan pertama di Medan yang memiliki lift (masih berfungsi hingga kini).
  3. Restoran Tip Top: Berdiri sejak tahun 1934, restoran ini adalah saksi bisu sejarah kuliner Kesawan. Dengan resep yang tetap terjaga sejak zaman kolonial, Anda bisa menikmati kue-kue klasik dan es krim legendaris dalam suasana interior retro yang otentik.
  4. Gedung Warenhuis: Gedung supermarket pertama di Medan yang kini menjadi salah satu spot favorit para pecinta fotografi karena fasadnya yang eksotis dan penuh nuansa “rustic”.

Kesawan City Walk: Wajah Baru yang Estetik

Melalui proses revitalisasi, kawasan Kesawan kini semakin ramah pejalan kaki. Trotoar yang luas, lampu-lampu jalan bergaya klasik, dan penataan kabel yang lebih rapi menjadikan Kota Tua Kesawan sebagai spot foto paling Instagrammable di Medan. Saat malam hari, cahaya lampu yang memantul di dinding bangunan tua menciptakan suasana romantis dan nostalgia yang mendalam.

Kini Kesawan menjadi destinasi wisata dalam program Paket Wisata Medan. Meskipun tidak secara langsung mengunjungi dan meng-observasi saah satu bangunan yang ada, wisatawan cukup nongki di sana, Saat ini telah diubah dengan situasi yang ramah pengunjung seperti Jl, Asia Afrika di Kota Bandung, Jawa Barat.

Destinasi Kuliner dan Budaya

Kesawan bukan hanya soal bangunan mati. Kawasan ini tetap hidup dengan berbagai kuliner legendaris. Dari kopi lokal di kedai-kedai tua hingga hidangan modern di kafe-kafe yang menempati bangunan cagar budaya, Kesawan menawarkan pengalaman panca indra yang lengkap. Ini adalah tempat di mana budaya Melayu, Tionghoa, India, dan Eropa melebur menjadi satu identitas khas Medan.

Tips Menikmati Kota Tua Kesawan

Bila anda tertarik untuk Tour ke Medan dan ingin menikmati suasana indah di Kota Tua Kesawan, berikut ini beberapa informasi yang mungkin berguna bagi anda:

  • Waktu Terbaik: Datanglah pada sore hari menjelang senja (pukul 16.30) untuk menikmati transisi cahaya matahari yang mempercantik detail bangunan, atau malam hari untuk suasana kota yang lebih hidup.
  • Jelajah dengan Berjalan Kaki: Kesawan paling baik dinikmati dengan berjalan santai agar Anda tidak melewatkan detail ukiran di setiap sudut gedung.
  • Siapkan Kamera: Hampir setiap sudut di kawasan ini sangat layak diabadikan dalam bingkai foto.

Kota Tua Kesawan adalah jiwa dari Kota Medan. Menelusuri jalannya adalah cara terbaik untuk menghormati masa lalu sambil menikmati masa kini. Bagi siapapun yang ingin memahami mengapa Medan disebut sebagai “Paris van Sumatra”, Kesawan adalah jawaban yang paling tepat.

Objek Wisata Lain di Sekitar Kesawan Medan

Berikut ini adalah informasi beberapa objek wisata di sekitar Kesawan Medan:

  • Gedung London Sumatera: bangunan bersejarah ikonik di Kota Medan, Sumatera Utara. Dibangun pada tahun 1906. Gedung ini merupakan kantor pusat operasional perusahaan perkebunan Inggris, Harrisons & Crosfield. Kini berfungsi sebagai kantor PT PP London Sumatra Indonesia Tbk.
  • Kantor Pos Besar Medan: bangunan bersejarah ikonik yang dibangun pada tahun 1911 dengan arsitektur gaya kolonial Belanda. Terletak di seberang Lapangan Merdeka. Gedung ini kini telah direvitalisasi dan beralih fungsi menjadi Pos Bloc Medan,
  • Stasiun Kereta Api Medan: stasiun kereta api kelas besar tipe A sebagai stasiun utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh. Terletak strategis di pusat kota Medan, stasiun ini melayani perjalanan kereta api antarkota serta kereta api bandara menuju Bandara Kualanamu.
  • Gedung Warenhuis: bangunan bersejarah yang terletak di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Gedung ini merupakan salah satu saksi sejarah perkembangan kota Medan pada awal abad ke-20, berdiri tahun 1916. Dikenal sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di kota tersebut.

Informasi Wisata Lain
Open Trip Danau Toba
Paket Wisata Berastagi
Paket Tour Taman Simalem Resort
Paket Wisata Danau Toba
Paket Tour Samosir
Paket Tour Danau Toba Silangit
Sewa Bus Pariwisata Medan

Baca Juga:
Tjong Yong Hian | Tokoh Besar Filantropis Masa Lalu Kota Medan
Kantor Pos Besar | Titik Nol Kilometer Medan & Arsitektur Kolonial
Gedung London Sumatera | Saksi Kejayaan Perkebunan di Medan