Pelajari sejarah hidup Tjong Yong Hian, sosok pengusaha dan filantropis yang berperan besar dalam pembangunan kota Medan. Simak warisannya.

Mengenang Jasa Filantropis Tjong Yong Hian di Kota Medan

Kota Medan tidak akan pernah lepas dari sejarah besar keluarga Tjong. Jika banyak orang mengenal Tjong A Fie, maka sosok abang kandungnya, Tjong Yong Hian. Beliau adalah pilar utama yang meletakkan dasar kedermawanan dan pembangunan di tanah Deli. Sebagai pengusaha sukses dan pemimpin masyarakat (Mayor Tiongkok), jejak beliau telah terukir abadi dalam berbagai bangunan ikonik di Kota Medan.

Siapakah Tjong Yong Hian?

Lahir di Guangdong, Tiongkok, pada tahun 1850, Tjong Yong Hian datang ke Medan (sebelumnya dikenal sebagai Deli) dengan tekad besar. Bersama adiknya, Tjong A Fie, beliau membangun imperium bisnis di bidang perkebunan, perbankan, dan perdagangan. Namun, yang membuat namanya tetap harum hingga hari ini bukanlah kekayaannya, melainkan prinsip hidupnya yang mengutamakan kedermawanan (philanthropy). Beliau tidak pernah membeda-bedakan orang, selalu membantu tanpa memandang suku maupun agama.

Jejak Kedermawanan: Membangun Medan Tanpa Batas

Tjong Yong Hian dikenal sebagai tokoh yang sangat menjunjung tinggi toleransi. Kontribusinya mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat Medan pada masa kolonial:

1. Simbol Toleransi Beragama

Tjong Yong Hian adalah salah satu penyumbang utama dalam pembangunan Masjid Raya Al-Mashun dan Masjid Gang Bengkok. Meskipun beliau seorang bukan muslim, dukungannya terhadap pembangunan rumah ibadah umat Muslim menunjukkan visinya tentang harmoni antarumat beragama di Medan.

2. Jembatan Kebajikan (Virtuous Bridge)

Salah satu peninggalannya yang paling ikonik adalah jembatan di atas Sungai Babura (dikenal sebagai Jembatan Kebajikan). Jembatan ini dibangun sebagai akses fasilitas umum untuk memudahkan pergerakan masyarakat, yang membuktikan perhatian beliau terhadap infrastruktur kota.

3. Kontribusi di Bidang Kesehatan & Pendidikan

Beliau turut berperan dalam pendirian Groot Ziekenhuis (sekarang dikenal sebagai RSUD Dr. Pirngadi) dan memberikan bantuan besar bagi sekolah-sekolah serta rumah yatim piatu di masanya.

Taman Bunga Tjong Yong Hian: Oase Sejarah di Pusat Kota

Untuk mengenang jasa-jasanya, kini keluarga dan ahli waris mengelola Taman Bunga Tjong Yong Hian yang terletak di Jl. Kejaksaan, Medan. Tempat ini bukan sekadar taman, melainkan situs warisan sejarah (heritage). Dalam kepariwisataan, saat ini tempat yang ditinggalkan beliau maupun adiknya menajdi objek wisata dalam Paket Tour Medan.

Beberapa catatan yang tersimpan dalam Taman Bunga Tjong Yong Hian:

  • Makam Megah: Makam Tjong Yong Hian dan istrinya yang memiliki arsitektur khas dengan ukiran detail yang mengandung filosofi mendalam.
  • Galeri Foto: Galeri yang memamerkan dokumentasi perjalanan hidup beliau, penghargaan dari Kekaisaran Tiongkok dan Pemerintah Hindia Belanda, serta foto-foto Medan tempo dulu.
  • Suasana yang Tenang: Meskipun berada di pusat kota yang sibuk, taman ini menawarkan ketenangan dengan pepohonan hijau dan penataan yang rapi, sangat cocok bagi pecinta sejarah dan budaya.

Meneladani Nilai Hidup Sang Tokoh

Mengenang Tjong Yong Hian adalah cara kita menghargai nilai-nilai kerja keras, kesederhanaan, dan semangat berbagi. Beliau mengajarkan bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan bagi orang lain.

Bagi warga Medan maupun wisatawan yang Tour ke Medan, berkunjung ke situs Tjong Yong Hian adalah perjalanan menyusuri waktu. Tujuannya untuk memahami bagaimana kota multikultural ini dibangun di atas fondasi kebersamaan dan saling menghormati.

Informasi Kunjungan

  • Lokasi: Taman Bunga Tjong Yong Hian, Jl. Kejaksaan No. 4, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan.
  • Kegiatan: Wisata sejarah, edukasi budaya, fotografi arsitektur, dan ziarah.
  • Pesan Penting: Pengunjung diharapkan menjaga ketenangan dan kebersihan area taman sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Objek Wisata Lain di Kota Medan

Berikut ini beberapa informasi tentang objek wisata lain yang dapat dikunjungi di Kota Medan:

  • Kantor Pos Besar Medan: bangunan bersejarah ikonik di Kota Medan yang didirikan pada tahun 1911 oleh pemerintah kolonial Belanda. Berlokasi di Jalan Pos, tepat di pusat kota seberang Lapangan Merdeka, gedung ini kini telah direvitalisasi menjadi Pos Bloc Medan.
  • Stasiun Kereta Api Medan: stasiun kereta api kelas besar tipe A yang merupakan stasiun utama PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh. Terletak strategis di pusat kota (perbatasan Kesawan dan Gang Buntu) di depan Lapangan Merdeka.
  • Gedung London Sumatera: bangunan bersejarah ikonik di Kota Medan, Sumatera Utara. Dibangun pada tahun 1906-1909 dengan arsitektur kolonial Belanda bergaya Eropa. Terletak di Jl. Jend. Ahmad Yani (Kesawan).
  • Kota Tua Kesawan Medan: kawasan bersejarah tertua di Kota Medan, terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Menjadi pusat pemukiman etnis Tionghoa dan perdagangan di zaman kolonial Belanda. Kawasan ini terkenal dengan bangunan ikonik bergaya Eropa, seperti Tjong A Fie Mansion dan Gedung London Sumatera.

Informasi Wisata Lain
Open Trip Danau Toba
Paket Wisata Berastagi
Paket Tour Taman Simalem Resort
Paket Wisata Samosir
Paket Tour Danau Toba
Paket Wisata Danau Toba Dari Silangit
Sewa Bus Medan

Baca Juga:
Kantor Pos Besar | Titik Nol Kilometer Medan & Arsitektur Kolonial
Gedung London Sumatera | Saksi Kejayaan Perkebunan di Medan
Bolu Menara | Ikon Kuliner Kekinian & Oleh-Oleh Khas Medan